<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Petualangan Anom Harya</title>
	<atom:link href="http://AnomHarya.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://AnomHarya.web.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 May 2013 01:02:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Gowes Jelajah Track B29 Bareng Komunitas Priyayi</title>
		<link>http://AnomHarya.web.id/2013/05/gowes-jelajah-track-b29-bareng-komunitas-priyayi/</link>
		<comments>http://AnomHarya.web.id/2013/05/gowes-jelajah-track-b29-bareng-komunitas-priyayi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 01:02:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anom Harya</dc:creator>
				<category><![CDATA[#GowesJelajah]]></category>
		<category><![CDATA[B29]]></category>
		<category><![CDATA[Bantengan]]></category>
		<category><![CDATA[Bromo Tengger Semeru]]></category>
		<category><![CDATA[Gowes]]></category>
		<category><![CDATA[Gowes Bromo Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Jelajah]]></category>
		<category><![CDATA[Jemplang]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Ranu Pane]]></category>
		<category><![CDATA[Senduro]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Track B29 Bromo]]></category>
		<category><![CDATA[Track Gowes Bromo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://AnomHarya.web.id/?p=3432</guid>
		<description><![CDATA[Ada banyak pilihan track di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Salah satunya adalah track B29 yang dikenal banyak menyuguhkan pemandangan indah khas kawasan pegunungan Bromo. Diawali dari daerah Bantengan dan finish di Senduro (Lumajang), total 20-an KM kami jelajahi selama sekitar 4 jam. Pengalaman gowes bersama komunitas Priyayi (Bali) ini dilaksanakan pada Minggu]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 701px"><img alt="Pemandangan Lautan Pasir dari Bantengan" src="https://lh6.googleusercontent.com/-q5-M8McXR8E/UYRhHbvzniI/AAAAAAAALak/KxxCcgEMD_o/w691-h518-no/DSCN5572.JPG" width="691" height="518" /><p class="wp-caption-text">Pemandangan Lautan Pasir dari Bantengan</p></div>
<p style="text-align: justify;">Ada banyak pilihan track di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Salah satunya adalah track B29 yang dikenal banyak menyuguhkan pemandangan indah khas kawasan pegunungan Bromo. Diawali dari daerah Bantengan dan <em>finish</em> di Senduro (Lumajang), total 20-an KM kami jelajahi selama sekitar 4 jam.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-3432"></span></p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 701px"><img alt="Menjelajah single track menuju Jantur" src="https://lh6.googleusercontent.com/WeSAH1a-DxXDkXJCzCgoODtjphvDqWK3hrYqFSAnRo8=w691-h518-no" width="691" height="518" /><p class="wp-caption-text">Menjelajah single track menuju Jantur</p></div>
<p style="text-align: justify;">Pengalaman gowes bersama komunitas Priyayi (Bali) ini dilaksanakan pada Minggu (28/04/13). Dengan kondisi cuaca yang minim hujan, rasanya pas sekali momennya untuk mengunjungi track B29 karena single track naik turun menuju puncak yang banyak memiliki rel bekas aliran air hujan menjadi semakin &#8216;bersahabat&#8217;. Secara otomatis ada beberapa jalur yang awalnya berlumpur berubah menjadi berpasir.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 701px"><img alt="Lautan Pasir dari Jantur" src="https://lh6.googleusercontent.com/-wtqNQzhZM58/UYRhxQqPPDI/AAAAAAAALbk/ffblgUDk5cw/w691-h518-no/DSCN5583.JPG" width="691" height="518" /><p class="wp-caption-text">Pemandangan Lautan Pasir Gunung Bromo dari Jantur (2626 MDPL)</p></div>
<p style="text-align: justify;">Perjalanan dari Bantengan menuju puncak Jantur yang berjarak sekitar 4 KM merupakan yang terberat karena memiliki perbedaan tingkat elevasi sebesar 200 meter. Jangan khawatir dalam menghadapi single track tersebut karena bukan 100% tanjakan, melainkan rolling track (nanjak &#8211; flat). Dengan menjelajah jalur alami yang berada di tebing sebelah selatan hingga timur Gunung Bromo, selama perjalanan akan ditemui beberapa kali pemandangan Lautan Pasir. Sungguh pemandangan yang luar biasa.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagian jalur yang terasa paling melelahkan adalah sekitar 50 meter menuju Jantur. Tanjakan curam dengan kondisi jalur yang memiliki banyak rel bekas aliran air hujan membuat menuntun saja harus berhenti setiap 5 meter sekali. Namun semua usaha yang kami habiskan selama 2 jam (termasuk istirahat) terbayar setelah bertemu area tanpa vegetasi tinggi dengan pemandangan bebas menuju lautan pasir. Itulah Jantur, sebuah tebing di ketinggian 2626 MDPL yang membuat kami semua penasaran dan memiliki pemikiran harus mengunjunginya.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 701px"><img alt="Menuruni bukit menuju Desa Argosari" src="https://lh3.googleusercontent.com/aR2kMt53Wl0bTGhk0fm1clItrS6ZX-knNCULyiVUIXI=w691-h518-no" width="691" height="518" /><p class="wp-caption-text">Menuruni bukit menuju Desa Argosari</p></div>
<p style="text-align: justify;">Setelah mengabadikan momen-momen terindah di Jantur, kami semua turun menuju Desa Argosari. Desa tersebut masih berada di kawasan pegunungan Bromo yang secara otomatis masih dihuni oleh warga Suku Tengger. Kawasan pertanian lahan miring dengan sayur sebagai penghiasnya menyambut kehadiran kami di desa yang merupakan wilayah administratif Kabupaten Lumajang (Jawa Timur). Pemandangan indahnya awan di langit biru ditambah tata Kota Lumajang dari desa ini membuat kami bolak-balik harus mengeluarkan kamera untuk mengabadikannya.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 701px"><img alt="Finish, makan siang di Hotel Somanake (Senduro, Lumajang)" src="https://lh4.googleusercontent.com/-BuJsWKJyLAc/UYRjhzM7HCI/AAAAAAAALeE/CepYP2PYvjg/w691-h518-no/DSCN5615.JPG" width="691" height="518" /><p class="wp-caption-text">Finish, makan siang di Hotel Somanake (Senduro, Lumajang)</p></div>
<p style="text-align: justify;">Setelah melalui turunan curam dengan kombinasi antara tanah keras, sedikit berbatu kerikil, dan cor-coran &#8211; kami semua bertemu dengan aspal yang mengantar rombongan menuju Senduro. Di Senduro kami disambut oleh menu makan siang prasmanan yang telah disiapkan sebelumnya oleh Hotel Somanake. Mandi, makan siang, dan mempersiapkan diri + sepeda untuk pulang menuju rumah adalah kegiatan kami saat itu di hotel tersebut.</p>
<p><center><object width="800" height="533" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="src" value="https://picasaweb.google.com/s/c/bin/slideshow.swf" /><param name="flashvars" value="host=picasaweb.google.com&amp;hl=en_US&amp;feat=flashalbum&amp;RGB=0x000000&amp;feed=https%3A%2F%2Fpicasaweb.google.com%2Fdata%2Ffeed%2Fapi%2Fuser%2F105633789720765385716%2Falbumid%2F5873926323343229985%3Falt%3Drss%26kind%3Dphoto%26hl%3Den_US" /><param name="pluginspage" value="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" /><embed width="800" height="533" type="application/x-shockwave-flash" src="https://picasaweb.google.com/s/c/bin/slideshow.swf" flashvars="host=picasaweb.google.com&amp;hl=en_US&amp;feat=flashalbum&amp;RGB=0x000000&amp;feed=https%3A%2F%2Fpicasaweb.google.com%2Fdata%2Ffeed%2Fapi%2Fuser%2F105633789720765385716%2Falbumid%2F5873926323343229985%3Falt%3Drss%26kind%3Dphoto%26hl%3Den_US" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" /></object></center></p>
<p style="text-align: justify;">Sungguh merupakan pengalaman tak terlupakan dalam menjelajah track gowes di area Bromo Tengger Semeru. Semoga ada kesempatan lagi untuk menjelajah track B29 dengan teman-teman yang baru. Jika Anda berminat mengunjunginya, silakan menghubungi saya melalui email <a title="Email" href="mailto:anomharyawicaksana@gmail.com" target="_blank">anomharyawicaksana@gmail.com</a></p>
<p>Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya,<br />
Salam gowes dan sukses untuk kita semua.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://AnomHarya.web.id/2013/05/gowes-jelajah-track-b29-bareng-komunitas-priyayi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kemarau di Bromo &amp; Perlengkapan Gowes yang Disarankan</title>
		<link>http://AnomHarya.web.id/2013/05/kemarau-di-bromo-perlengkapan-gowes-yang-disarankan/</link>
		<comments>http://AnomHarya.web.id/2013/05/kemarau-di-bromo-perlengkapan-gowes-yang-disarankan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 May 2013 02:12:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anom Harya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Bahaya Debu Bromo]]></category>
		<category><![CDATA[Gowes Bromo Kemarau]]></category>
		<category><![CDATA[Perlengkapan Gowes Track Debu]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Gowes]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Gowes Bromo Debu]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Gowes Kemarau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://AnomHarya.web.id/?p=3419</guid>
		<description><![CDATA[Menyambut musim kemarau, track gowes di sekitar Bromo yang semula berpasir padat &#8211; kini menjadi kering dan mudah beterbangan karena angin. Beberapa perlengkapan yang kita bawa saat musim penghujan mungkin sudah tidak cocok dengan kondisi medan saat ini. Apa saja perlengkapan yang disarankan untuk dibawa ketika berhadapan dengan track berdebu? Kacamata / Goggle Karena debu]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 650px"><img alt="Kemarau di Bromo" src="https://lh4.googleusercontent.com/-7XilkzPApeo/UY2mmigoWCI/AAAAAAAALik/3kUXvzWUjiw/s640/DSCN5641.JPG" width="640" height="480" /><p class="wp-caption-text">Kemarau di Bromo</p></div>
<p style="text-align: justify;">Menyambut musim kemarau, track gowes di sekitar Bromo yang semula berpasir padat &#8211; kini menjadi kering dan mudah beterbangan karena angin. Beberapa perlengkapan yang kita bawa saat musim penghujan mungkin sudah tidak cocok dengan kondisi medan saat ini. Apa saja perlengkapan yang disarankan untuk dibawa ketika berhadapan dengan track berdebu?</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-3419"></span></p>
<ol>
<li style="text-align: justify;"><strong>Kacamata / Goggle</strong><br />
Karena debu yang ada di Bromo sangat jahat bagi mata, disarankan untuk selalu menggunakan kacamata / goggle agar mata tidak terkena iritasi. Sangat disarankan untuk menggunakan kacamata / goggle yang tidak terlalu gelap dan mampu menembus kabut debu karena ketika berada di belakang rider lain &#8211; debu selalu menjadi penghalang utama.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Masker</strong><br />
Setiap aktivitas dalam olahraga sudah pasti membutuhkan asupan oksigen yang lebih dari aktivitas biasa. Namun apa jadinya jika oksigen yang kita hirup ternyata bercampur debu dan masuk ke paru-paru? Disarankan untuk menggunakan masker yang tidak terlalu tebal agar tidak menimbulkan embun pada kacamata / goggle.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Lap (Kain) Bersih</strong><br />
Lap kain sangat bermanfaat untuk menjaga kebersihan area sekitar <em> stanchion tube</em>. Jika menggunakan sepeda fulsus, otomatis ada 2 stanchion yang terlindungi (<em>fork</em> &amp; <em>rear suspension</em>). Jika ditambah dengan <em>adjustable seatpost</em>, bertambah 1 bagian yang bisa dilindungi.<br />
Mengapa lap kain sangat diperlukan? Karena bermodalkan pengalaman sebelumnya, ada beberapa kawan yang mengalami kebocoran pada suspensi dan <em>adjustable seatpost</em>-nya yang mungkin disebabkan oleh &#8216;serangan&#8217; debu vulkanik Gunung Bromo. Sesekali perhatikan kebersihan dari <em>stanchion.</em> Jika terlihat kotor, bersihkan dengan kain bersih. Jangan sampai senyuman kita hilang akibat sepeda kesayangan menjadi tidak bisa digunakan secara optimal untuk menjelajah track di sekitar Gunung Bromo.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Pelumas Rantai</strong><br />
Ada pelumas rantai yang diciptakan untuk medan berat seperti berlumpur dan berdebu. Namun agar rantai tetap bekerja optimal, tak ada salahnya membawa pelumas rantai. Sesekali perhatikan kelembaban rantai. Jika menggunakan pelumas yang bukan untuk medan berat, berikan perhatian lebih pada rantai. Usahakan agar jangan sampai muncul bunyi pada rantai yang menandakan bahwa kondisinya sangat kering.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Pelindung Botol / Bladder</strong><br />
Ada beberapa goweser yang menaruh botol minum di sepeda dan ada pula yang menggunakan <em>water bladder</em>. Disarankan agar memilih botol yang memiliki pelindung agar air yang diminum tidak bercampur dengan debu / lumpur. Begitu juga dengan <em>water bladder</em>. Namun jika tidak ingin mengeluarkan uang lebih banyak untuk membelinya (karena relatif lebih mahal), cukup dengan menggunakan botol minum biasa dan menaruhnya di dalam tas.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Dari beberapa perlengkapan di atas, sudah tentu perlengkapan keamanan saat gowes menjadi barang yang wajib dibawa tanpa memperhatikan kondisi cuaca. Yang pasti, utamakan keselamatan dan kenyamanan saat gowes. Hehe.</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat menjelajah track gowes di sekitar Bromo pada musim kemarau..</p>
<p style="text-align: justify;">Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya,<br />
Salam gowes dan sukses untuk kita semua.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://AnomHarya.web.id/2013/05/kemarau-di-bromo-perlengkapan-gowes-yang-disarankan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Webbing : Perlengkapan Wajib Mountain Bikers</title>
		<link>http://AnomHarya.web.id/2013/05/webbing-perlengkapan-wajib-mountain-bikers/</link>
		<comments>http://AnomHarya.web.id/2013/05/webbing-perlengkapan-wajib-mountain-bikers/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 May 2013 05:33:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anom Harya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Evakuasi Jatuh MTB]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Aman Evakuasi Gowes]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Aman Gowes]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Gowes]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Loading Sepeda]]></category>
		<category><![CDATA[Webbing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://AnomHarya.web.id/?p=3412</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa orang penyuka olahraga luar ruangan (outdoor) mungkin tidak asing dengan Webbing. Webbing adalah anyaman kain yang memiliki permukaan yang rata dengan lebar bervariasi. Menurut wikipedia, pada awalnya &#8216;tali tubuh&#8217; ini dibuat dengan bahan katun atau rami. Namun seiring perkembangan jaman, penggunaan serat sintetis seperti nilon, polypropylene atau polyester mulai menggantikan bahan aslinya. Bahkan ada]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 650px"><img alt="Penampakan Webbing dari dekat" src="https://lh3.googleusercontent.com/-mnjb8YOp3r8/UYxnF7_Xk_I/AAAAAAAALiE/Kz6-3BP3rk0/s640/25mm-polyester-webbing-1-1.jpg" width="640" height="480" /><p class="wp-caption-text">Penampakan Webbing dari dekat</p></div>
<p style="text-align: justify;">Beberapa orang penyuka olahraga luar ruangan (<em>outdoor</em>) mungkin tidak asing dengan Webbing. Webbing adalah anyaman kain yang memiliki permukaan yang rata dengan lebar bervariasi. Menurut <a title="Wikipedia Webbing" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Webbing" target="_blank">wikipedia</a>, pada awalnya &#8216;tali tubuh&#8217; ini dibuat dengan bahan katun atau rami. Namun seiring perkembangan jaman, penggunaan serat sintetis seperti nilon, polypropylene atau polyester mulai menggantikan bahan aslinya. Bahkan ada pula webbing yang terbuat dari Dyneema and Kevlar. Perkembangan bahan dasar webbing tentu semakin meningkatkan kualitasnya (bobot &amp; kekuatan)</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-3412"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Ada kelebihan webbing untuk kegiatan bersepeda di alam bebas. Diantaranya :</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;"><strong>Harga terjangkau</strong><br />
Ketika membelinya di toko perlengkapan aktivitas outdoor di Malang, ada beberapa yang menjualnya dengan ukuran 3 &#8211; 5 meter (tentu dengan harga bervariasi sesuai panjangnya). Untuk webbing dengan panjang 4 meter, saya dapatkan dengan harga sekitar Rp 15.000,00. Cukup terjangkau bukan?</li>
<li><strong>Tidak menimbulkan luka gores pada sepeda</strong>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 650px"><img class=" " alt="Webbing : Pengikat sepeda di kendaraan" src="https://lh4.googleusercontent.com/-1plb-wkK4Cs/UYxnFz5UOkI/AAAAAAAALiM/u4IKET4dS4I/s640/DSCN5163.JPG" width="640" height="480" /><p class="wp-caption-text">Webbing : Pengikat sepeda di kendaraan</p></div>
<p style="text-align: justify;">Saya sering sekali menggunakan webbing sebagai pengikat sepeda ketika proses loading di atas kendaraan bermotor (mobil / motor). Hal ini dikarenakan bahannya yang sangat bersahabat dengan cat sepeda sehingga tidak menimbulkan luka gores (baret). Jika Anda sangat menjaga keindahan sepeda, menggunakan webbing sebagai pengikat sepeda di kendaraan loading sangat disarankan.</p>
</li>
<li><strong>Kuat</strong>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 650px"><img alt="Webbing : Alat evakuasi" src="https://lh3.googleusercontent.com/-Ma1gy55-E3M/UYxnF9J37LI/AAAAAAAALiQ/BIVm3Artc_g/s640/DSCN5505.JPG" width="640" height="480" /><p class="wp-caption-text">Webbing : Alat evakuasi</p></div>
<p style="text-align: justify;">Beberapa waktu lalu ketika gowes di <a href="http://anomharya.web.id/2013/03/gowes-jelajah-dingklik-welang-100313/" target="_blank">track Dingklik &#8211; Welang</a>, ada seorang anggota rombongan yang terjatuh ke jurang sedalam 3 meter. Otomatis butuh proses evakuasi yang lebih dari biasanya meskipun korban tidak mengalami luka parah. Penggunaan webbing untuk menarik korban dan sepedanya sangat membantu disamping kompaknya kinerja tim evakuasi. Bobot sepeda korban yang sekitar 13 kilogram masih bisa ditoleransi oleh webbing saya yang memiliki bobot kurang dari 500 gram. Cukup kuat bukan?</p>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Dari beberapa poin di atas, dapat disimpulkan bahwa webbing merupakan perlengkapan yang wajib dibawa dalam grup. Pastikan panjangnya sesuai dengan kebutuhan. Disarankan agar setiap orang memiliki webbing pribadi dengan panjang minimal 4 meter. Semoga webbing bisa membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi saat bersepeda.</p>
<p style="text-align: justify;">Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya,<br />
Salam gowes dan sukses untuk kita semua.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://AnomHarya.web.id/2013/05/webbing-perlengkapan-wajib-mountain-bikers/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Video : MBR Hardtail of the Year</title>
		<link>http://AnomHarya.web.id/2013/04/video-mbr-hardtail-of-the-year/</link>
		<comments>http://AnomHarya.web.id/2013/04/video-mbr-hardtail-of-the-year/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Apr 2013 13:41:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anom Harya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Video]]></category>
		<category><![CDATA[All Mountain]]></category>
		<category><![CDATA[Hardtail]]></category>
		<category><![CDATA[MBR]]></category>
		<category><![CDATA[MTB]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://AnomHarya.web.id/?p=3407</guid>
		<description><![CDATA[Anda pecinta turunan? Pecinta hardtail? Video berikut ini memberi gambaran bagaimana hardtail ketika digunakan beraksi melibas turunan. Selamat menikmati Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya, Salam gowes dan sukses untuk kita semua..]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 810px"><img alt="MBR Hardtail" src="https://lh6.googleusercontent.com/-Jya4tfXbsvk/UX_Jw7R3RuI/AAAAAAAALWg/9QWCA42-xx8/s800/MBR-Hardtail-of-the-Year%255Bwww.savevid.com%255D_20130430-20351871.jpg" width="800" height="505" /><p class="wp-caption-text">MBR Hardtail</p></div>
<p style="text-align: justify;">Anda pecinta turunan? Pecinta hardtail? Video berikut ini memberi gambaran bagaimana hardtail ketika digunakan beraksi melibas turunan. Selamat menikmati</p>
<p><center><iframe src="http://www.youtube.com/embed/c5MQHIJXthU" height="360" width="640" allowfullscreen="" frameborder="0"></iframe></center></p>
<p style="text-align: justify;">Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya,<br />
Salam gowes dan sukses untuk kita semua..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://AnomHarya.web.id/2013/04/video-mbr-hardtail-of-the-year/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
